Pertemuan – 1
Konsep Dasar Sistem dan Personil Sistem
1. Jelaskan perbedaan pengertian sistem menurut Gordon B. Davis, Drs. Komarudin maupun Prof. Dr. S. Prajudi.
Jawab : Perbedaan pengertian sistem menurut Gordon B. Davis, sistem dibagi menjadi beberapa faktor atau unsur-unsur kedalam subsistem-subsistem, sedangkan menurut Drs. Komarudin, sistem adalah suatu susunan yang teratur dari kegiatan yang berhubungan satu sama lainnya serta prosedur-prosedur yang berkaitan untuk melaksanakan & memudahkan pelaksanaan kegiatan dari suatu organisasi, dan menurut Prof. Dr. S. Prajudi, sistem adalah suatu yang terdiri dari obyek, unsur-unsur atau komponen-komponen yang berkaitan dan berhubungan satu sama lainnya, sehingga unsur-unsur tersebut merupakan suatu kesatuan proses.
2. Sebutkan dan jelaskan secara singkat yang termasuk dalam komponen-komponen sistem.
Jawab : Komponen-komponen system yaitu :
· Komponen Input : merupakan data yang masuk ke dalam sistem.
· Komponen Model : kombinasi prosedur, logika, dan model matematik yang memproses data yang tersimpan di basis data dengan cara yang sudah ditentukan untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan.
· Komponen Output : output informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen serta semua pemakai sistem.
· Komponen Teknologi : teknologi merupakan alat dalam sistem informasi, teknologi digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan mengirimkan output, dan membantu pengendalian sistem.
· Komponen Basis Data : merupakan kumpulan data yang saling berhubungan yang tersimpan didalam komputer dengan menggunakan software database.
· Komponen Kontrol : Pengendalian yang dirancang untuk menanggulangi gangguan terhadap sistem informasi.
3. Jelaskan dan berikan contoh tentang :
a. Sistem Abstrak
b. Sistem Probabilistik
c. Sistem Deterministik
Jawab :
a. Sistem Abstrak adalah Sistem yang berisi gagasan atau konsep. Contoh : Sistem Teologi à hubungan manusia, alam dan Allah.
b. Sistem Probabilistik adalah Sistem yang tidak dapat diprediksi dengan pasti karena mengandung unsur probabilitas. Contoh : Sistem Fotosintesis.
c. Sistem Deterministik adalah Sistem yang operasinya dapat diprediksi secara tepat. Contoh : Sistem Komputer.
4. Sebutkan beberapa tugas dari seorang Analis Sistem.
Jawab : Tugas dari seorang Analis Sistem adalah :
a. Mengumpulkan dan menganalisa dokumen
b. Menyusun dan menyajikan rekomendasi
c. Merancang dan mengidentifikasi sistem
d. Menganalisa dan menyusun biaya
e. Mengawasi kegiatan penerapan system
5. Aspek-aspek apakah yang harus diperhatikan dalam membangun sistem komputer.
Jawab :
Pertemuan – 2
Konsep Dasar Sistem Informasi dan Metode PULTA
1. Jelaskan secara singkat yang termasuk komponen-komponen sistem informasi.
Jawab : Komponen-Komponen Sistem Informasi adalah :
a. Input Block
b. Model Block
c. Output Block
d. Technology Block
e. Database Block
f. Control Block
2. Apa yang anda ketahui tentang Sistem Informasi.
Jawab : Sistem Informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan proses dengan laporan-laporan yang dibutuhkan.
3. Keuntungan apa yang bisa didapatkan apabila pengumpulan data dilakukan dengan Observasi.
Jawab : Keuntungan yang didapatkan dari teknik Observasi adalah :
· Cenderung mempunyai keandalan yang tinggi
· Analis sistem dapat melihat langsung apa yang sedang dikerjakan
· Analis sistem dapat menggambarkan tata letak fisik dari kegiatan-kegiatan
· Analis sistem dapat mengukur tingkat dari suatu pekerjaan
4. Jelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dengan :
a. Pengambilan sampel random sederhana
b. Pengambilan sampel secara bertingkat
c. Pengambilan sampel secara keputusan
Jawab :
a. Pengambilan sampel random sederhana : Proses pengambilan sampel dilakukan dengan memberi kesempatan yang sama pada setiap anggota populasi untuk menjadi anggota sampel. Sampel dan populasi dipilih secara random.
b. Pengambilan sampel secara bertingkat : Metode ini dapat dipakai apabila jumlah populasi yang diamati besar dan bersifat homogen. Cara ini dapat dilakukan untuk daerah yang sangat luas.
c. Pengambilan sampel secara keputusan : Penentuan sampel dan pemilihan masing-masing item sampelnya diambil dengan dasar keputusan yang masuk akal menurut si pengambil pesan.
5. Apa yang dimaksud dengan :
a. Keputusan terstruktur
b. Keputusan semi terstruktur
c. Keputusan tidak terstruktur
Jawab :
a. Keputusan terstruktur : keputusan yang berulang-ulang dan rutin, sehingga dapat diprogram. Keputusan terstruktur terjadi dan dilakukan terutama pada manjemen tingkat bawah.
b. Keputusan semi terstruktur : keputusan yang sebagian dapat diprogram, sebagian berulang-ulang dan rutin dan sebagian tidak terstruktur. Keputusan ini seringnya bersifat rumit dan membutuhkan perhitungan-perhitungan serta analisis yg terperinci.
c. Keputusan tidak terstruktur : keputusan yang tidak terjadi berulang-ulang dan tidak selalu terjadi. Keputusan ini terjadi di manajemen tingkat atas. Informasi untuk pengambilan keputusan tidak terstruktur tidak mudah untuk didapatkan dan tidak mudah tersedia dan biasanya berasal dari lingkungan luar. Pengalaman manajer merupakan hal yang sangat penting didalam pengambilan keputusan tdk terstruktur.
Pertemuan – 3
Analisa Perancangan DFD Bagian 1
1. Jelaskan pengertian dari Data Flow Diagram
Jawab : Data Flow Diagram (DFD) adalah suatu network yang menggambarkan suatu sistem automat / komputerisasi, manual atau gabungan dari keduanya dalam susunan berbentuk komponen sistem yang saling berhubungan sesuai dengan aturan mainnya.
2. Sebutkan dan jelaskan simbol-simbol pada DFD
Jawab : Simbol-Simbol DFD :
· Kesatuan Luar (External Entity)
Merupakan kesatuan luar (entity) dilingkungan luar sistem yang dapat berupa sekelompok orang, divisi, organisasi, atau sistem lainnya yang berada dilingkungan luarnya yang akan memberikan input atau menerima output dari sistem. Suatu kesatuan luar dapat disimbolkan dengan suatu notasi kotak atau segi empat.

Gambar External Entity
· Proses
Adalah kegiatan atau kerja yang dilakukan oleh orang, mesin atau komputer dari hasil suatu arus data yang masuk dalam proses untuk dihasilkan arus data yang akan keluar dari proses atau untuk mengubah input menjadi output. Suatu proses dapat ditunjukkan dengan simbol lingkaran.

Gambar Proses
· Aliran Data (Data Flow)
Data mengalir melalui sistem, dimulai dengan sebagian input dan diubah atau diproses menjadi output. Arus data (Data Flow) diberi simbol dengan suatu garis panah.
![]()
Gambar Data Flow
· Penyimpanan Data (Data Storage)
Data disimpan untuk keperluan berikutnya. Simpanan data di DFD disimbolkan dengan sepasang garis horisontal paralel yang tertutup di salah satu ujungnya.

Gambar Data Storage
3. Apa yang dimaksud dengan Black Hole
Jawab : Proses mempunyai input tapi tidak memiliki output. Karena data masuk ke dalam proses dan lenyap tidak berbekas seperti masuk kedalam lubang hitam.
4. Jelaskan tentang :
a. Konsep arus data menyebar
b. Konsep sumber dan tujuan data
Jawab :
a. Konsep arus data menyebar : konsep dimana data disebarkan ke berbagai entitas/atribut tertentu yang memerlukan data tersebut. Konsep ini menunjukkan sejumlah tembusan dari arus data yang sama dari sumber yang sama ke tujuan yang berbeda.
b. Konsep sumber dan tujuan data : Semua arus data harus dihasilkan dari suatu proses atau menuju ke suatu proses (dapat salah satu atau kedua-duanya, yaitu berasal dari suatu proses menuju ke bukan suatu proses atau berasal dari bukan suatu proses menuju ke suatu proses atau berasal dari suatu proses dan menuju ke suatu proses). Konsep ini penting karena arus data adalah salah satu dari hasil suatu proses atau akan digunakan untuk melakukan suatu proses.
5. Sebutkan tahap pembuatan DFD
Jawab : Tahapan proses pembuatan DFD adalah :
a. Diagram Konteks (Global)
b. Diagram Nol (0)
c. Diagram Detail (Detail / Rinci)
6. Jelaskan aturan main dalam pembuatan DFD
Jawab : Aturan main dalam pembuatan DFP adalah :
a. Dalam DFD tidak boleh menghubungkan antara External Entity dengan External Entity secara langsung.
b. Dalam DFD tidak boleh menghubungkan antara Data Store dengan Data Store secara langsung.
c. Dalam DFD tidak boleh menghubungkan antara Data Store dengan External Entity secara langsung (ataupun sebaliknya).
d. Setiap Proses harus ada Data Flow yang masuk dan Data Flow yang keluar.
7. Apa yang dimaksud dengan Sistem Berjalan
Jawab : Sistem Berjalan adalah sebuah system yang telah diterapkan atau sedang berlangsung.
8. Apa yang dimaksud dengan Diagram Nol
Jawab : Diagram Nol (0) adalah diagram dimana diagram tersebut telah terlengkapi secara global namun belum diberi penjelasan detailnya secara rinci.
9. Berikan contoh bentuk-bentuk dari Data Flow
Jawab :
10. Apa yang dimaksud dengan Miracle
Jawab : Proses menghasilkan output tetapi tidak pernah menerima input dan kesalahan ini disebut dengan miracle (keajaiban), karena secara ajaib dihasilkan output tanpa pernah menerima input.
Pertemuan – 4
Analisa Perancangan Output dan Input
1. Jelaskan pengertian dari Dokumen Dasar
Jawab : Dokumen Dasar adalah formulir yang digunakan untuk menangkap (capture) data yang terjadi
2. Apa yang dimaksud dengan Equiposed Report
Jawab : Jenis laporan yang berisi hal-hal yang bertentangan. Laporan ini biasanya digunakan untuk maksud perencanaan. Dengan disajikannya informasi yang berisi hal-hal bertentangan, maka dapat dijadikan sebagai dasar didalam pengambilan keputusan.
3. Apa perbedaan antara Blocked Space Caption dengan Box Caption
Jawab :
· Blocked Space Caption mengidentifikasikan sifat dasar dari suatu data yang dimasukkan ke dalam suatu field pada tampilan berdasarkan huruf yang mempunyai spasi atau penandaan khusus.
· Box Caption mengidentifikasikan sifat dasar dari suatu data yang dimasukkan ke dalam suatu field pada tampilan berdasarkan kotak-kotak tertentu.
4. Bagaimanakah cara untuk mengurangi masukan
Jawab :
a. Menggunakan kode
b. Data yang relatif konstan disimpan di file induk
c. Jam dan tanggal dapat diambil dari sistem
d. Rutin perhitungan dilakukan oleh sistem
5. Sebutkan cara-cara untuk mengatur tata letak output
Jawab : Cara-cara untuk mengatur tata letak output adalah :
a. Bentuk dari literal dapat ditulis apa adanya.
b. Nilai suatu data yang berasal dari suatu field atau variabel ditunjukkan oleh bentuk edit-mask.
c. Nomor dapat digunakan sebagai acuan nilai data di kamus data output.
d. Panah kebawah menunjukkan cara penggambaran spasi di bagian tata letak output :
1. Spasi tunggal
2. Spasi dua / lebih
3. Dengan baris tertentu
4. Kombinasi pencetakan
Pertemuan – 5
Kamus Data dan Struktur Kode
1. Apa fungsi dari pengkodean
Jawab : Kode digunakan untuk mengklasifikasikan data, memasukkan data ke dalam komputer dan untuk mengambil bermacam-macam informasi yang berhubungan dengannya. Kode dapat berupa kumpulan angka, huruf dan karakter khusus.
2. Kamus data berfungsi untuk… (minimal 3)
Jawab : Fungsi Kamus Data :
a. Memvalidasi diagram alir data dalam hal kelengkapan dan keakuratan.
b. Menyediakan suatu titik awal untuk mengembangkan layar dan laporan-laporan.
c. Menentukan muatan data yang disimpan dalam file-file.
d. Mengembangkan logika untuk proses-proses DAD.
3. Apa perbedaan Notasi Tipe Data dan Notasi Struktur Data
Jawab :
· Notasi Tipe Data : Notasi ini digunakan untuk membuat spesifikasi format input maupun output suatu data.
· Notasi Struktur Data : Notasi ini digunakan untuk membuat spesifikasi elemen data
4. Hal-hal apa saja yang harus dimuat dalam Kamus Data
Jawab : Hal-hal yang harus dimuat dalam Kamus Data adalah :
1. Nama Arus Data
Karena kamus data dibuat berdasarkan arus data yang mengalir di DAD, maka nama dari arus data juga harus dicatat dikamus data.
2. Alias
Alias atau nama lain dari data dapat dituliskan bila nama lain ini ada. Alias perlu ditulis karena data yang sama mempunyai nama yang berbeda untuk orang atau departemen satu dengan yang lainnya.
3. Tipe Data
Telah diketahui bahwa arus data dapat mengalir dari hasil suatu proses ke proses lain. Data yang mengalir ini biasanya dalam bentuk laporan serta dokumen hasil cetakan komputer.
4. Arus Data
Arus data menunjukan dari mana data mengalir dan kemana data akan menuju.
5. Struktur Data
Struktur data menunjukan arus data yang dicatat pada kamus data yang terdiri dari item-item atau elemen-elemen data.
6. Volume
Volume perlu dicatat didalam kamus data adalah tentang volume rata-rata dan volume puncak dari arus data.
7. Periode
Periode ini menunjukan kapan terjadinya arus data ini. Periode perlu dicatat dikamus data karena dapat digunakan untuk mengidentifikasikan kapan input data dapat dimasukkan, kapan proses program harus dilakukan dan kapan laporan-laporan harus dihasilkan.
8. Penjelasan
Untuk lebih memperjelas lagi tentang makna dari arus data yang harus dicatat dikamus data maka bagian penjelasan dapat diisi dengan keterangan-keterangan tentang arus data tersebut.
5. Jelaskan dan berikan contoh dari tipe pengkodean sebagai berikut :
a. Kode Mnemonik
b. Kode Urut
c. Kode Block
d. Kode Group
Jawab :
a. Kode Mnemonik
Kode Mnemonik digunakan untuk tujuan supaya mudah diingat. Kode ini dibuat dengan dasar singkatan atau mengambil sebagian karakter dari item yang akan diwakili oleh kode ini. Umumnya kode mnemonic menggunakan huruf. Akan tetapi dapat juga menggunakan gabungan huruf dan angka.
Contoh : P = Pria, W = Wanita
b. Kode Urut
Kode urut disebut juga kode seri (serial code), merupakan kode yang nilainya urut antara satu kode dengan kode berikutnya.
Contoh : urutan abjad A, B, C, D, E, …, Z
c. Kode Blok
Kode blok mengklasifikasikan item ke dalam kelompok blok tertentu yang mencerminkan satu klasifikasi tertentu atau dasar pemakaian maksimum yang diharapkan.
Contoh : Blok kode dalam akuntansi
| Kode Akun | Golongan Akun |
| 100 - 199 | Harta |
| 150 - 199 | Harta Tetap |
| 200 - 299 | Kewajiban |
d. Kode Grup
Kode group merupakan kode yang berdasarkan field-field dan tiap field kode mempunyai arti.
Contoh : Kode ISBN, NPM
Pertemuan – 6
Analisa Perancangan DFD (Studi Kasus)
KOMPUTERISASI SISTEM PENJUALAN KREDIT
PT. RDS JAYA adalah perusahaan yang bergerak dibidang Penjualan. Pelanggannya bisa perusahaan ataupun perorangan. Transaksi order penjualan setiap harinya menghasilkan rata-rata penjualan sampai 50 faktur penjualan. Karena Transaksi setiap harinya banyak maka pelayanan kepada pelanggan harus cepat, tepat dan akurat. Disisi pelayanan yang baik dan memuaskan pelanggan maka target penjualan diharapkan akan meningkat dari segi omzet penjualan. Untuk membantu dalam transaksi penjualan maka perusahaan menerapkan teknologi informasi yang terpadu dengan membuat aplikasi program penjualan dan setiap unit-unit organisasi perusahaan yang menangani penjualan tinggal menjalankan instruksi-instruksi dari terminal workstation yang terhubung dengan Server Komputer. Database tersimpan di dalam server yang dibantu oleh bagian PDE untuk pengolahan data. Untuk tahapan komputerisasi sistem penjualan ini terdapat beberapa prosedur, diantaranya :
a. Prosedur Order Penjualan
Pelanggan mengirimkan order penjualan yang diterima oleh Bagian Penjualan. Dan order penjualan tersebut dientry datanya lewat terminal sebagai workstation dihubungkan dengan file server dibagian PDE. File yang dibuka datanya file barang untuk mengetahui kondisi stock barang yang dipesan, apabila barang yang dipesan tidak mencukupi, maka akan di cetak daftar barang pesanan tidak terpenuhi. Apabila terpenuhi maka akan di cetak order penjualan yang didapatkan lewat printer workstation.
b. Prosedur Otorisasi Kredit
Dokumen order penjualan dibawa ke bagian kredit untuk dimintakan otorisasi untuk penjualan kredit. Maka bagian kredit membuka komputer workstation dan menyambungkan ke file server untuk mengetahui status pelanggan dari file pelanggan dan mengetahui status piutang pelanggan dari file piutang, apabila pelanggan bermasalah mengenai piutang maka status kredit pelanggan akan ditolak dan order penjualan di kembalikan ke bagian penjualan. Apabila status pelanggan baik mengenai piutang maka status kredit pelanggan akan diterima, pada dokumen order penjualan ada Tanggal acc kredit dan didistribusikan ke bagian billing.
c. Prosedur Transaksi Penjualan
Setelah otorisasi kredit, bagian billing membuka komputer workstation untuk mengentry nomor dari order penjualan yang bersangkutan serta melengkapi dengan tanggal faktur dan faktur akan dicetak di printer workstation. Data dari faktur diperoleh dari data order penjualan yang sudah direkam di file penjualan.
Maka faktur penjualan didistribusikan sebagai berikut :
· Lembar ke 1, 2 dan 3 ke bagian pengiriman, dan lembar 3 diarsipkan berdasarkan urut nomor order.
· Lembar ke 4 ke gudang supaya mempersiapkan barang yang akan dikirim.
· Lembar ke 5 akan diteruskan ke bagian akunting untuk diposting ke jurnal.
· Lembar ke 6 bersama-sama dengan dokumen order penjualan diarsipkan urut nomor order.
Mengirimkan barang bersama-sama faktur lembar ke 1 dan ke 2 ke langganan. Lembar kedua ditinggal dilangganan. Lembar ke 1 ditanda-tangani oleh langganan dan diserahkan ke bagian kredit.
d. Prosedur Pembayaran
Berdasarkan jatuh tempo pembayaran, maka pelanggan membayar melalui giro yang diterima oleh bagian keuangan. Dari giro tersebut dientry data pembayaran dan direkam ke file pembayaran dan file piutang melalui terminal workstation dan dicetak ke printer terminal workstation. Dokumen tanda terima pembayaran yang didistribusikan, diantaranya :
Kepada pelanggan sebagai bukti pembayaran proforma pertama sesuai tanggal jatuh tempo ke satu, dan seterusnya kedua, ketiga sampai pembayaran proforma kelima.
Kepada bagian kredit untuk mengurangi piutang si pelanggan.
Diposting ke jurnal sebagai bukti penerimaan kas.
e. Prosedur Laporan
Setiap akhir bulan tercetak laporan-laporan yang dibutuhkan oleh pihak Pimpinan. Laporan-laporan tersebut sangat berharga bagi pimpinan sebagai proses pengambilan keputusan. Laporan-laporan tersebut diantaranya :
· Laporan Penjualan Kredit
· Laporan Pelanggan Baru
· Laporan Status Kredit yang Ditolak
· Laporan Pembayaran
Dari Studi Kasus Komputerisasi Sistem Penjualan Kredit, akan didapatkan dokumen-dokumen baik sebagai dokumen masukan dan dokumen keluaran. Dan keterlibatan-keterlibatan unit-unit organisasi di perusahaan yang saling berhubungan.
1. Gambarkan DAD Komputerisasi Sistem Penjualan Kredit yang terdiri dari :
a. DAD Konteks
b. DAD Nol
c. DAD Detail
2. Bentuk Kamus Data dari masing-masing Dokumen masukan & Dokumen keluaran, dengan parameter sebagai berikut :
| · Nama Kamus Data | · Penjelasan |
| · Alias | · Periode |
| · Bentuk Data | · Volume |
| · Arus Data | · Struktur Data |
Click Here To Download Full Document



