Sudah berlangganan artikel blog ini via RSS Feed?

Saturday, May 2, 2009

Jawaban LTM Djunaidi Effendi, 18071032, 12.4A.16

This content is provided by Djunaidi's Personal Blog for Analisa Perancangan Sisfo's assignment from Mr. RVT at Bina Sarana Informatika

Pertemuan – 1

Konsep Dasar Sistem dan Personil Sistem

1. Jelaskan perbedaan pengertian sistem menurut Gordon B. Davis, Drs. Komarudin maupun Prof. Dr. S. Prajudi.

Jawab : Perbedaan pengertian sistem menurut Gordon B. Davis, sistem dibagi menjadi beberapa faktor atau unsur-unsur kedalam subsistem-subsistem, sedangkan menurut Drs. Komarudin, sistem adalah suatu susunan yang teratur dari kegiatan yang berhubungan satu sama lainnya serta prosedur-prosedur yang berkaitan untuk melaksanakan & memudahkan pelaksanaan kegiatan dari suatu organisasi, dan menurut Prof. Dr. S. Prajudi, sistem adalah suatu yang terdiri dari obyek, unsur-unsur atau komponen-komponen yang berkaitan dan berhubungan satu sama lainnya, sehingga unsur-unsur tersebut merupakan suatu kesatuan proses.

2. Sebutkan dan jelaskan secara singkat yang termasuk dalam komponen-komponen sistem.

Jawab : Komponen-komponen system yaitu :

· Komponen Input : merupakan data yang masuk ke dalam sistem.

· Komponen Model : kombinasi prosedur, logika, dan model matematik yang memproses data yang tersimpan di basis data dengan cara yang sudah ditentukan untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan.

· Komponen Output : output informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen serta semua pemakai sistem.

· Komponen Teknologi : teknologi merupakan alat dalam sistem informasi, teknologi digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan mengirimkan output, dan membantu pengendalian sistem.

· Komponen Basis Data : merupakan kumpulan data yang saling berhubungan yang tersimpan didalam komputer dengan menggunakan software database.

· Komponen Kontrol : Pengendalian yang dirancang untuk menanggulangi gangguan terhadap sistem informasi.

3. Jelaskan dan berikan contoh tentang :

a. Sistem Abstrak

b. Sistem Probabilistik

c. Sistem Deterministik

Jawab :

a. Sistem Abstrak adalah Sistem yang berisi gagasan atau konsep. Contoh : Sistem Teologi à hubungan manusia, alam dan Allah.

b. Sistem Probabilistik adalah Sistem yang tidak dapat diprediksi dengan pasti karena mengandung unsur probabilitas. Contoh : Sistem Fotosintesis.

c. Sistem Deterministik adalah Sistem yang operasinya dapat diprediksi secara tepat. Contoh : Sistem Komputer.

4. Sebutkan beberapa tugas dari seorang Analis Sistem.

Jawab : Tugas dari seorang Analis Sistem adalah :

a. Mengumpulkan dan menganalisa dokumen

b. Menyusun dan menyajikan rekomendasi

c. Merancang dan mengidentifikasi sistem

d. Menganalisa dan menyusun biaya

e. Mengawasi kegiatan penerapan system

5. Aspek-aspek apakah yang harus diperhatikan dalam membangun sistem komputer.

Jawab : Ada 3 aspek yang harus diperhatikan dalam membangun sistem komputer, yaitu Software, Hardware dan Brainware


Pertemuan – 2

Konsep Dasar Sistem Informasi dan Metode PULTA

1. Jelaskan secara singkat yang termasuk komponen-komponen sistem informasi.

Jawab : Komponen-Komponen Sistem Informasi adalah :

a. Input Block

b. Model Block

c. Output Block

d. Technology Block

e. Database Block

f. Control Block

2. Apa yang anda ketahui tentang Sistem Informasi.

Jawab : Sistem Informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan proses dengan laporan-laporan yang dibutuhkan.

3. Keuntungan apa yang bisa didapatkan apabila pengumpulan data dilakukan dengan Observasi.

Jawab : Keuntungan yang didapatkan dari teknik Observasi adalah :

· Cenderung mempunyai keandalan yang tinggi

· Analis sistem dapat melihat langsung apa yang sedang dikerjakan

· Analis sistem dapat menggambarkan tata letak fisik dari kegiatan-kegiatan

· Analis sistem dapat mengukur tingkat dari suatu pekerjaan

4. Jelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dengan :

a. Pengambilan sampel random sederhana

b. Pengambilan sampel secara bertingkat

c. Pengambilan sampel secara keputusan

Jawab :

a. Pengambilan sampel random sederhana : Proses pengambilan sampel dilakukan dengan memberi kesempatan yang sama pada setiap anggota populasi untuk menjadi anggota sampel. Sampel dan populasi dipilih secara random.

b. Pengambilan sampel secara bertingkat : Metode ini dapat dipakai apabila jumlah populasi yang diamati besar dan bersifat homogen. Cara ini dapat dilakukan untuk daerah yang sangat luas.

c. Pengambilan sampel secara keputusan : Penentuan sampel dan pemilihan masing-masing item sampelnya diambil dengan dasar keputusan yang masuk akal menurut si pengambil pesan.

5. Apa yang dimaksud dengan :

a. Keputusan terstruktur

b. Keputusan semi terstruktur

c. Keputusan tidak terstruktur

Jawab :

a. Keputusan terstruktur : keputusan yang berulang-ulang dan rutin, sehingga dapat diprogram. Keputusan terstruktur terjadi dan dilakukan terutama pada manjemen tingkat bawah.

b. Keputusan semi terstruktur : keputusan yang sebagian dapat diprogram, sebagian berulang-ulang dan rutin dan sebagian tidak terstruktur. Keputusan ini seringnya bersifat rumit dan membutuhkan perhitungan-perhitungan serta analisis yg terperinci.

c. Keputusan tidak terstruktur : keputusan yang tidak terjadi berulang-ulang dan tidak selalu terjadi. Keputusan ini terjadi di manajemen tingkat atas. Informasi untuk pengambilan keputusan tidak terstruktur tidak mudah untuk didapatkan dan tidak mudah tersedia dan biasanya berasal dari lingkungan luar. Pengalaman manajer merupakan hal yang sangat penting didalam pengambilan keputusan tdk terstruktur.


Pertemuan – 3

Analisa Perancangan DFD Bagian 1

1. Jelaskan pengertian dari Data Flow Diagram

Jawab : Data Flow Diagram (DFD) adalah suatu network yang menggambarkan suatu sistem automat / komputerisasi, manual atau gabungan dari keduanya dalam susunan berbentuk komponen sistem yang saling berhubungan sesuai dengan aturan mainnya.

2. Sebutkan dan jelaskan simbol-simbol pada DFD

Jawab : Simbol-Simbol DFD :

· Kesatuan Luar (External Entity)

Merupakan kesatuan luar (entity) dilingkungan luar sistem yang dapat berupa sekelompok orang, divisi, organisasi, atau sistem lainnya yang berada dilingkungan luarnya yang akan memberikan input atau menerima output dari sistem. Suatu kesatuan luar dapat disimbolkan dengan suatu notasi kotak atau segi empat.

Gambar External Entity

· Proses

Adalah kegiatan atau kerja yang dilakukan oleh orang, mesin atau komputer dari hasil suatu arus data yang masuk dalam proses untuk dihasilkan arus data yang akan keluar dari proses atau untuk mengubah input menjadi output. Suatu proses dapat ditunjukkan dengan simbol lingkaran.

Gambar Proses

· Aliran Data (Data Flow)

Data mengalir melalui sistem, dimulai dengan sebagian input dan diubah atau diproses menjadi output. Arus data (Data Flow) diberi simbol dengan suatu garis panah.

Gambar Data Flow

· Penyimpanan Data (Data Storage)

Data disimpan untuk keperluan berikutnya. Simpanan data di DFD disimbolkan dengan sepasang garis horisontal paralel yang tertutup di salah satu ujungnya.

Gambar Data Storage

3. Apa yang dimaksud dengan Black Hole

Jawab : Proses mempunyai input tapi tidak memiliki output. Karena data masuk ke dalam proses dan lenyap tidak berbekas seperti masuk kedalam lubang hitam.

4. Jelaskan tentang :

a. Konsep arus data menyebar

b. Konsep sumber dan tujuan data

Jawab :

a. Konsep arus data menyebar : konsep dimana data disebarkan ke berbagai entitas/atribut tertentu yang memerlukan data tersebut. Konsep ini menunjukkan sejumlah tembusan dari arus data yang sama dari sumber yang sama ke tujuan yang berbeda.

b. Konsep sumber dan tujuan data : Semua arus data harus dihasilkan dari suatu proses atau menuju ke suatu proses (dapat salah satu atau kedua-duanya, yaitu berasal dari suatu proses menuju ke bukan suatu proses atau berasal dari bukan suatu proses menuju ke suatu proses atau berasal dari suatu proses dan menuju ke suatu proses). Konsep ini penting karena arus data adalah salah satu dari hasil suatu proses atau akan digunakan untuk melakukan suatu proses.

5. Sebutkan tahap pembuatan DFD

Jawab : Tahapan proses pembuatan DFD adalah :

a. Diagram Konteks (Global)

b. Diagram Nol (0)

c. Diagram Detail (Detail / Rinci)

6. Jelaskan aturan main dalam pembuatan DFD

Jawab : Aturan main dalam pembuatan DFP adalah :

a. Dalam DFD tidak boleh menghubungkan antara External Entity dengan External Entity secara langsung.

b. Dalam DFD tidak boleh menghubungkan antara Data Store dengan Data Store secara langsung.

c. Dalam DFD tidak boleh menghubungkan antara Data Store dengan External Entity secara langsung (ataupun sebaliknya).

d. Setiap Proses harus ada Data Flow yang masuk dan Data Flow yang keluar.

7. Apa yang dimaksud dengan Sistem Berjalan

Jawab : Sistem Berjalan adalah sebuah system yang telah diterapkan atau sedang berlangsung.

8. Apa yang dimaksud dengan Diagram Nol

Jawab : Diagram Nol (0) adalah diagram dimana diagram tersebut telah terlengkapi secara global namun belum diberi penjelasan detailnya secara rinci.

9. Berikan contoh bentuk-bentuk dari Data Flow

Jawab :

10. Apa yang dimaksud dengan Miracle

Jawab : Proses menghasilkan output tetapi tidak pernah menerima input dan kesalahan ini disebut dengan miracle (keajaiban), karena secara ajaib dihasilkan output tanpa pernah menerima input.


Pertemuan – 4

Analisa Perancangan Output dan Input

1. Jelaskan pengertian dari Dokumen Dasar

Jawab : Dokumen Dasar adalah formulir yang digunakan untuk menangkap (capture) data yang terjadi

2. Apa yang dimaksud dengan Equiposed Report

Jawab : Jenis laporan yang berisi hal-hal yang bertentangan. Laporan ini biasanya digunakan untuk maksud perencanaan. Dengan disajikannya informasi yang berisi hal-hal bertentangan, maka dapat dijadikan sebagai dasar didalam pengambilan keputusan.

3. Apa perbedaan antara Blocked Space Caption dengan Box Caption

Jawab :

· Blocked Space Caption mengidentifikasikan sifat dasar dari suatu data yang dimasukkan ke dalam suatu field pada tampilan berdasarkan huruf yang mempunyai spasi atau penandaan khusus.

· Box Caption mengidentifikasikan sifat dasar dari suatu data yang dimasukkan ke dalam suatu field pada tampilan berdasarkan kotak-kotak tertentu.

4. Bagaimanakah cara untuk mengurangi masukan

Jawab : Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi jumlah masukan, yaitu :

a. Menggunakan kode

b. Data yang relatif konstan disimpan di file induk

c. Jam dan tanggal dapat diambil dari sistem

d. Rutin perhitungan dilakukan oleh sistem

5. Sebutkan cara-cara untuk mengatur tata letak output

Jawab : Cara-cara untuk mengatur tata letak output adalah :

a. Bentuk dari literal dapat ditulis apa adanya.

b. Nilai suatu data yang berasal dari suatu field atau variabel ditunjukkan oleh bentuk edit-mask.

c. Nomor dapat digunakan sebagai acuan nilai data di kamus data output.

d. Panah kebawah menunjukkan cara penggambaran spasi di bagian tata letak output :

1. Spasi tunggal

2. Spasi dua / lebih

3. Dengan baris tertentu

4. Kombinasi pencetakan


Pertemuan – 5

Kamus Data dan Struktur Kode

1. Apa fungsi dari pengkodean

Jawab : Kode digunakan untuk mengklasifikasikan data, memasukkan data ke dalam komputer dan untuk mengambil bermacam-macam informasi yang berhubungan dengannya. Kode dapat berupa kumpulan angka, huruf dan karakter khusus.

2. Kamus data berfungsi untuk… (minimal 3)

Jawab : Fungsi Kamus Data :

a. Memvalidasi diagram alir data dalam hal kelengkapan dan keakuratan.

b. Menyediakan suatu titik awal untuk mengembangkan layar dan laporan-laporan.

c. Menentukan muatan data yang disimpan dalam file-file.

d. Mengembangkan logika untuk proses-proses DAD.

3. Apa perbedaan Notasi Tipe Data dan Notasi Struktur Data

Jawab :

· Notasi Tipe Data : Notasi ini digunakan untuk membuat spesifikasi format input maupun output suatu data.

· Notasi Struktur Data : Notasi ini digunakan untuk membuat spesifikasi elemen data

4. Hal-hal apa saja yang harus dimuat dalam Kamus Data

Jawab : Hal-hal yang harus dimuat dalam Kamus Data adalah :

1. Nama Arus Data

Karena kamus data dibuat berdasarkan arus data yang mengalir di DAD, maka nama dari arus data juga harus dicatat dikamus data.

2. Alias

Alias atau nama lain dari data dapat dituliskan bila nama lain ini ada. Alias perlu ditulis karena data yang sama mempunyai nama yang berbeda untuk orang atau departemen satu dengan yang lainnya.

3. Tipe Data

Telah diketahui bahwa arus data dapat mengalir dari hasil suatu proses ke proses lain. Data yang mengalir ini biasanya dalam bentuk laporan serta dokumen hasil cetakan komputer.

4. Arus Data

Arus data menunjukan dari mana data mengalir dan kemana data akan menuju.

5. Struktur Data

Struktur data menunjukan arus data yang dicatat pada kamus data yang terdiri dari item-item atau elemen-elemen data.

6. Volume

Volume perlu dicatat didalam kamus data adalah tentang volume rata-rata dan volume puncak dari arus data.

7. Periode

Periode ini menunjukan kapan terjadinya arus data ini. Periode perlu dicatat dikamus data karena dapat digunakan untuk mengidentifikasikan kapan input data dapat dimasukkan, kapan proses program harus dilakukan dan kapan laporan-laporan harus dihasilkan.

8. Penjelasan

Untuk lebih memperjelas lagi tentang makna dari arus data yang harus dicatat dikamus data maka bagian penjelasan dapat diisi dengan keterangan-keterangan tentang arus data tersebut.

5. Jelaskan dan berikan contoh dari tipe pengkodean sebagai berikut :

a. Kode Mnemonik

b. Kode Urut

c. Kode Block

d. Kode Group

Jawab :

a. Kode Mnemonik

Kode Mnemonik digunakan untuk tujuan supaya mudah diingat. Kode ini dibuat dengan dasar singkatan atau mengambil sebagian karakter dari item yang akan diwakili oleh kode ini. Umumnya kode mnemonic menggunakan huruf. Akan tetapi dapat juga menggunakan gabungan huruf dan angka.

Contoh : P = Pria, W = Wanita

b. Kode Urut

Kode urut disebut juga kode seri (serial code), merupakan kode yang nilainya urut antara satu kode dengan kode berikutnya.

Contoh : urutan abjad A, B, C, D, E, …, Z

c. Kode Blok

Kode blok mengklasifikasikan item ke dalam kelompok blok tertentu yang mencerminkan satu klasifikasi tertentu atau dasar pemakaian maksimum yang diharapkan.

Contoh : Blok kode dalam akuntansi

Kode Akun

Golongan Akun

100 - 199

Harta

150 - 199

Harta Tetap

200 - 299

Kewajiban

d. Kode Grup

Kode group merupakan kode yang berdasarkan field-field dan tiap field kode mempunyai arti.

Contoh : Kode ISBN, NPM


Pertemuan – 6

Analisa Perancangan DFD (Studi Kasus)

KOMPUTERISASI SISTEM PENJUALAN KREDIT

PT. RDS JAYA adalah perusahaan yang bergerak dibidang Penjualan. Pelanggannya bisa perusahaan ataupun perorangan. Transaksi order penjualan setiap harinya menghasilkan rata-rata penjualan sampai 50 faktur penjualan. Karena Transaksi setiap harinya banyak maka pelayanan kepada pelanggan harus cepat, tepat dan akurat. Disisi pelayanan yang baik dan memuaskan pelanggan maka target penjualan diharapkan akan meningkat dari segi omzet penjualan. Untuk membantu dalam transaksi penjualan maka perusahaan menerapkan teknologi informasi yang terpadu dengan membuat aplikasi program penjualan dan setiap unit-unit organisasi perusahaan yang menangani penjualan tinggal menjalankan instruksi-instruksi dari terminal workstation yang terhubung dengan Server Komputer. Database tersimpan di dalam server yang dibantu oleh bagian PDE untuk pengolahan data. Untuk tahapan komputerisasi sistem penjualan ini terdapat beberapa prosedur, diantaranya :

a. Prosedur Order Penjualan

Pelanggan mengirimkan order penjualan yang diterima oleh Bagian Penjualan. Dan order penjualan tersebut dientry datanya lewat terminal sebagai workstation dihubungkan dengan file server dibagian PDE. File yang dibuka datanya file barang untuk mengetahui kondisi stock barang yang dipesan, apabila barang yang dipesan tidak mencukupi, maka akan di cetak daftar barang pesanan tidak terpenuhi. Apabila terpenuhi maka akan di cetak order penjualan yang didapatkan lewat printer workstation.

b. Prosedur Otorisasi Kredit

Dokumen order penjualan dibawa ke bagian kredit untuk dimintakan otorisasi untuk penjualan kredit. Maka bagian kredit membuka komputer workstation dan menyambungkan ke file server untuk mengetahui status pelanggan dari file pelanggan dan mengetahui status piutang pelanggan dari file piutang, apabila pelanggan bermasalah mengenai piutang maka status kredit pelanggan akan ditolak dan order penjualan di kembalikan ke bagian penjualan. Apabila status pelanggan baik mengenai piutang maka status kredit pelanggan akan diterima, pada dokumen order penjualan ada Tanggal acc kredit dan didistribusikan ke bagian billing.

c. Prosedur Transaksi Penjualan

Setelah otorisasi kredit, bagian billing membuka komputer workstation untuk mengentry nomor dari order penjualan yang bersangkutan serta melengkapi dengan tanggal faktur dan faktur akan dicetak di printer workstation. Data dari faktur diperoleh dari data order penjualan yang sudah direkam di file penjualan.

Maka faktur penjualan didistribusikan sebagai berikut :

· Lembar ke 1, 2 dan 3 ke bagian pengiriman, dan lembar 3 diarsipkan berdasarkan urut nomor order.

· Lembar ke 4 ke gudang supaya mempersiapkan barang yang akan dikirim.

· Lembar ke 5 akan diteruskan ke bagian akunting untuk diposting ke jurnal.

· Lembar ke 6 bersama-sama dengan dokumen order penjualan diarsipkan urut nomor order.

Mengirimkan barang bersama-sama faktur lembar ke 1 dan ke 2 ke langganan. Lembar kedua ditinggal dilangganan. Lembar ke 1 ditanda-tangani oleh langganan dan diserahkan ke bagian kredit.

d. Prosedur Pembayaran

Berdasarkan jatuh tempo pembayaran, maka pelanggan membayar melalui giro yang diterima oleh bagian keuangan. Dari giro tersebut dientry data pembayaran dan direkam ke file pembayaran dan file piutang melalui terminal workstation dan dicetak ke printer terminal workstation. Dokumen tanda terima pembayaran yang didistribusikan, diantaranya :

Kepada pelanggan sebagai bukti pembayaran proforma pertama sesuai tanggal jatuh tempo ke satu, dan seterusnya kedua, ketiga sampai pembayaran proforma kelima.

Kepada bagian kredit untuk mengurangi piutang si pelanggan.

Diposting ke jurnal sebagai bukti penerimaan kas.

e. Prosedur Laporan

Setiap akhir bulan tercetak laporan-laporan yang dibutuhkan oleh pihak Pimpinan. Laporan-laporan tersebut sangat berharga bagi pimpinan sebagai proses pengambilan keputusan. Laporan-laporan tersebut diantaranya :

· Laporan Penjualan Kredit

· Laporan Pelanggan Baru

· Laporan Status Kredit yang Ditolak

· Laporan Pembayaran

Dari Studi Kasus Komputerisasi Sistem Penjualan Kredit, akan didapatkan dokumen-dokumen baik sebagai dokumen masukan dan dokumen keluaran. Dan keterlibatan-keterlibatan unit-unit organisasi di perusahaan yang saling berhubungan.

1. Gambarkan DAD Komputerisasi Sistem Penjualan Kredit yang terdiri dari :

a. DAD Konteks

b. DAD Nol

c. DAD Detail

2. Bentuk Kamus Data dari masing-masing Dokumen masukan & Dokumen keluaran, dengan parameter sebagai berikut :

· Nama Kamus Data

· Penjelasan

· Alias

· Periode

· Bentuk Data

· Volume

· Arus Data

· Struktur Data




Click Here To Download Full Document
READ MORE - Jawaban LTM Djunaidi Effendi, 18071032, 12.4A.16

Wednesday, April 8, 2009

Sejuta Alasan Untuk Lebih Sering Bersyukur

Jika Anda tinggal di rumah yang baik, memiliki cukup makanan dan dapat membaca. Maka Anda adalah bagian dari kelompok terpilih.

Jika Anda bangun pagi ini dan merasa sehat. Maka Anda lebih beruntung dari jutaan orang yang mungkin tidak akan dapat bertahan hidup minggu ini.

Jika Anda tidak pernah merasakan bahaya perang, kesepian karena dipenjara, kesakitan karena penyiksanaan, atau kelaparan. Maka Anda berada selangkah lebih maju dibandingkan 500 juta orang di dunia.

Jika Anda dapat menghadiri pertemuan politik atau keagamaan tanpa merasa takut akan dilecehkan, ditangkap, disiksa, atau mati. Maka Anda beruntung, karena lebih dari 3 milyar orang di dunia tidak dapat melakukannya.

Jika anda memiliki makanan di lemari pendingin, baju-baju di lemari pakaian, dan memiliki atap yang menaungi tempat anda beristirahat. Maka Anda lebih kaya dari 75% penduduk di dunia ini.

Jika Anda memiliki uang di bank, di dompet, dan mampu membelanjakan sebagian uang untuk menikmati hidangan di restoran. Maka Anda merupakan anggota dari 8% kelompok orang-orang kaya di dunia.

Jika orang tua Anda masih hidup dan menikmati kebahagiaan kehidupan pernikahan mereka. Maka Anda termasuk salah satu dari kelompok orang yang dikategorikan langka.

Jika Anda mampu menegakkan kepala dengan senyuman dibibir dan merasa benar-benar bahagia. Anda memiliki keistimewaan tersendiri, karena sebagian besar orang tidak memperoleh kenikmatan tersebut.

Jika Anda dapat membaca pesan ini. Maka Anda baru saja menerima karunia ganda, karena seseorang memikirkan Anda, dan Anda jauh lebih beruntung dibandingkan lebih dari 1 milyar orang yang tidak dapat membaca sama sekali

Semoga Anda menikmati hari yang indah ini.
READ MORE - Sejuta Alasan Untuk Lebih Sering Bersyukur

Saturday, April 4, 2009

9 Cara Mudah Untuk Memunculkan Ide Artikel Blog

Content is King!

Aku yakin bahwa kita semua telah mendengar pun menyaksikan dengan mata kepala sendiri bahwa Content adalah hal sangat menentukan bagi hidup sebuah Blog. Mau terus bertumbuh, maka buatlah Content yang High Quality - Pengen agar Blog segera berakhir, buatlah Content seadanya (asal-asalan) atau tidak mengupdate Content sama sekali pun tak jelas Frekuensi Update-nya (inconsistent).

Dan, satu hal yang paling berpengaruh kuat dalam Content sebuah blog adalah sisi orisinalitas sebuah ide yang disajikan.

Penulis berbakat, aku yakin bisa mengembangkan artikel dengan memuaskan, akan tetapi jika topik yang disajikannya adalah telah banyak ditulis oleh orang lain atau bukan yang dibutuhkan “market”, maka hal itu tidak akan memberi banyak hal positif baginya.

Akan lebih bagus seorang penulis biasa dimana dia mau meluangkan waktu untuk melihat “market” untuk menemukan ide yang tepat untuk dipublikasi.

Recent days, aku lihat banyak sekali blogger yang hanya rush into writing (terburu-buru) dan mengabaikan pentingnya memunculkan ide baru terkait dengan topik yang menjadi fokus mereka. Dan, mungkin salah satunya adalah aku sendiri.

Berangkat dari hal tersebut, adalah penting untuk mengasah kemampuan memunculkan ide karena hal itu akan menjadi cara paling efektif untuk meningkatkan hasil kerja keras kalian saat ini di kemudian hari.

Here How You Can Do It

1. Berilah waktu untuk memunculkan ide pun gagasa

Maksud dari poin ini, buatlah hal generating idea tersebut sebagai salah satu prioritas utama. Sama halnya dengan menulis artikel bagi blog yang membutuhkan waktu, maka berikanlah waktu juga untuk memunculkan ide pun cara mengembangkannya pada publikasi kalian, karena tanpa melakukan hal tersebut, yang kalian lakukan hanyalah akan duduk di depan komputer/laptop sembari bingung harus menulis apa, dan setelah kelar, hasilnya tidak bagus.

2. Milikilah Sesi Brainstorming

Daripada berusaha untuk memunculkan suatu ide saat kalian membutuhkannya saat itu juga, cobalah relaks dengan duduk jauh dari komputer, then mengambil pena pun menulis sebanyak mungkin ide yang ada dalam pikiran kalian. Mungkin setelah kalian melakukan review, beberapa diantara ide-ide tersebut akan jadi tidak berguna (tidak dipakai), but it’s ok.

Gunakanlah kreatifitas yang kalian miliki seoptimal mungkin, dan aku yakin di akhir sesi ini akan memiliki lebih banyak ide-ide briliant yang bisa dikembangkan dalam artikel sebagai bahan publikasi blog kalian.

3. Gunakanlah Pemetaan Pikiran

Pemetaan pikiran adalah metode Brainstorming yang membantu kalian untuk memvisualisasikan ide-ide dan membangunnya dengan ide-ide terkait lainnya.

Metode ini benar-benar dapat membantu kalian untuk mengembangkan ide untuk publikasi tertentu, pun bagi topik yang kalian angkat, dimana mebuat kalian mampu untuk memvisualisasikan semua aspek yang berbeda yang mungkin berguna bagi publikasi blog kalian.

4. Buatlah Kerangka sebelum Menulis

Jika kalian berangkat menulis tanpa sebuah arah tertentu, atau kalaupun ada mungkin kadarnya kecil, hasil yang didapat tentunya tidak akan optimal, dan terus terang hal tersebut hanya malah akan mengurangi sisi produktifitas kalian.

Aku merasakan hal tersebut sendiri, dan yang terjadi beberapa waktu yang lalu, hanya akan membuatku mengulang dari depan. Mungkin bisa dikategorikan kalau aku sedikit perfeksionis dalam hal ini. Bad?! Oh, sure…

So, cara yang aku lakukan adalah membuat kerangka artikel terlebih dahulu. Maksudku, pokok-pokok pikiran yang seharusnya terkandung dalam artikel tersebut.

After that, i take my relax time for a while, then go back and develop pokok pikiran tersebut dala bentuk paragraf. Easier dan terarah.

5. Menyimpan Ide sebagai Jurnal

Memiliki sesi brainstoring seperti yang aku sampaikan pada poin 2 diatas, itu jelas amat sangat membantu kalian, akan tetapi ada kalanya ide-ide yang muncul tersebut random.

Means, bisa jadi ide tersebut muncul begitu saja diluar sesi tersebut, dan dari pengalamanku sendiri memang kebanyakan malah seperti itu. So, akan sangat penting jika kalian memiliki tempat untuk mencatat ide-ide yang muncul. Jika tidak ada notebook, it’s okelah memakai organizer atau buku khusus yang memang disediakan untuk hal tersebut.

Apa fungsinya? Dari ide-ide yang muncul random tersebut, in specific time, kalian bisa mengembangkannya di kemudian hari. Tentunya setelah melakukan review, mana yang lolos seleksi - berguna untuk dishare kepada pembaca blog kalian.

Besides, aku temukan pula, kadang dari ide-ide yang sekiranya kurang bagus, suddenly inspired me to have a great idea. Gampangnya, ide yang kurang bagus tersebut, kadang malah menjadi trigger untuk mempunyai ide bagus setelah aku mencoba mengembangkannya lagi.

6. Ambil Ide Kalian Sekarang dan Rencanakan Jadwal Publikasi

Recent time, ini menjadi aktifitas favoritku, membuat jadwal kapan ide akan dipublikasi. Karena dengan begitu, akan menuntun pada sebuah action untuk menyelesaikan transformasi ide tersebut dalam artikel yang siap untuk dipublikasi.

Once finished, aku publikasi dan jika belum waktunya, aku menempatkannya pada Upcoming Article. Tabungan bro… :)

7. Jangan melakukan Publikasi jika belum “SREG”

Maksud kata “SREG” disini, pas di hati. Sedikit aku garis bawahi untuk membedakannya dengan perfect.

Means, pastilah diantara kita memiliki standar yang berbeda-beda akan artikel yang hendak dipublikasi. Satu orang mungkin mengatakan, “it’s okelah seperti ini, nggak masalah”. Others, “at least harus seperti ini, valuable dan scannable sehingga bisa meberi banyak nilai tambah bagi pembaca blogku”.

Itulah standar - dan aku yakin bahwa masing-masing dari kalian memilikinya.

My point here, capailah standar tersebut, setelah itu barulah beranjak untuk melakukan publikasi. Karena apa? Karena standar tersebut akan membawa diri kalian berani bertanggung jawab dengan apa yang dipublikasi, disamping, secara sadar atau tidak, akan membawa kalian untuk lebih dan lebih dalam meningkatkan kualitas publikasi.

8. Tingkatkan Kemampuan Menulis Judul

Beberapa blogger memulai proses menulis dengan sebuah judul yang menarik, setelah itu mengembangkan isi artikel di dalamnya. Itu memang bisa saja dilakukan, akan tetapi kadang hal tersebut juga tak jarang gagal karena tidak mampu menggambarkan isi keseluruhan artikel yang dipublikasi.

Buat aku pribadi, aku lebih suka menulis judul dalam bentuk ide, setelah itu mengembangkan artikel, membacanya ulang sebelum kembali untuk menuliskan judul yang eye-catching, merefleksikan isi artikel, etc.

Have a time to check my previous articles which discuss about it:

9. Analisa Hasil yang dicapai

Ini adalah hal yang paling menarik untuk dilakukan.

Melakukan analisa akan hasil yang selama ini telah kalian capai. Maksudku, adalah bijak jika kalian mau meluangkan waktu untuk membuat analisa - mengamati, tipe publikasi seperti apakah yang mampu mencetak hit pada blog kalian misal via komentar, karena dengan begitu kalian bisa mengerti dan memahami keinginan pembaca.

Pernahkah kalian melakukan hal ini? Lebih detail, silakan disimak artikel yang berjudul Bikin Blog, Pasang Iklan, then Earn Money!

Last, i’ve covered 9 ways to generate ideas, dan aku sadari ini bukanlah sebuah keharusan atau suatu hal mutlak untuk dilakukan. So, aku berharap ada masukan yang juga bisa membantuku untuk tahu apa yang menjadi kekurangan agar ke depan, kita semua bisa lebih baik.

Thanks for vacating your time to read this article, i’m looking forward for your feedback friends…



Source : www.mimeblogger.com

READ MORE - 9 Cara Mudah Untuk Memunculkan Ide Artikel Blog

Nasihat Sang Ayah...


"Untuk ayah tercinta... aku ingin bernyanyi...Dengan air mata di pipiku… Ayah, dengarkanlah aku ingin berjumpa...Walau hanya dalam mimpi…"

Pernah denger kan cuplikan bait lagu di atas...? Sebuah lagu lama yang dinyanyikan oleh Rinto Harahap dengan judul Ayah ini memang sangat melegenda... Siapapun yang mendengarkan pasti akan ingat dengan seorang Ayah yang telah luar biasa sekali mendidik dan membesarkan kita... Banyak sekali nasihat yang telah diberikan oleh sang ayah... Semua itu beliau lakukan untuk kepentingan kita semua... Untuk masa depan kita... Meski mungkin latar belakang pendidikan Ayah kita tidaklah tinggi, mungkin hanya tamatan SMA, SMP atau mungkin tamatan SD... Namun ilmu hidup yang beliau ajarkan sangatlah berarti untuk kita... Beliau mengajarkan bagaimana cara kita memandang hidup, beliau mengajarkan kita bagaimana untuk berdoa, beribadah, bersyukur... Segalanya beliau berikan untuk kita... Secara cuma-cuma, beliau tidak mengharapkan balasan apapun dari kita... Bahkan ketika kita mencapai puncak kesuksesan kita, beliau tetap menganggap kita 'anak kecilnya' yang selalu butuh akan kasih sayang dan tuntunannya... Namun terkadang, kita sebagai seorang anak, malah menganggap semua itu hanyalah angin lalu, terkadang kita tak perduli dengan semua nasihat orang tua kita... atau mungkin kita malah menganggap nasihat itu mengganggu kita... Dan sekarang saya mau sedikit sharing tentang nasihat dari Ayah saya, yang setelah sekian lama, baru sekarang-sekarang mulai terasa bahwa sesungguhnya nasihat itu sangatlah berarti dalam kehidupan saya..

Sebuah nasihat yang sangat sederhana...yang mungkin sudah kita ketahui... maka saya hanya mengingatkan kembali saja...karna saya yakin hampir semua dari kita pasti sudah mengetahuinya...
  1. "Jadikan kebutuhan hidup yang terbesar bagimu adalah agamamu..." Maksudnya adalah, apapun yang kita lakukan, apapun yang kita butuhkan, ingatlah selalu...agamamu adalah dasarnya... karna saya seorang Muslim, maka Shalat dan amalan-amalan wajib lainnya adalah pondasinya, dan amalan-amalan sunnah adalah pendukungnya...
  2. "Jadikan Tuhanmu sebagai cinta sejatimu..." Maksudnya adalah, setiap dari kita pasti mempunyai hati... Pasti mempunyai cinta... maka rasa cinta yang paling besar atau nomor 1 adalah hanya untuk Allah SWT, dan jadikan yang nomor 2 adalah Rasulullah Muhammad SAW, dan jadikan yang nomor 3 adalah orang tua mu (ini untuk laki-laki ya... karena untuk perempuan, apabila dia sudah menikah, maka yang nomor 3 adalah suaminya...^_^) dan untuk nomor 4, dst. terserah...jadi misalnya kita mempunyai sahabat, pacar, teman, atau siapapun, jadikanlah dia yang nomor 4 di hati kita...
  3. "Jangan sombong..." Kalau kita renungkan, sebenarnya apa yang bisa kita sombongkan ? analoginya seperti ini, jika kita sombong karna harta, apakah harta kita akan sebesar bumi ini? apakah harta kita akan sebesar semesta ini ? tentu saja tidak... jika kita merasa sombong akan kecantikan atau ketampanan kita, apakah itu akan selamanya ? tentu saja tidak... disaat kita mulai menua, kecantikan dan ketampanan kita pun akan memudar... jadi sebenarnya tidak ada yang bisa disombongkan... sombong itu hanya milik Allah... karna tidak akan ada yang melebihi Allah... karna seluruh isi dari dunia ini adalah milik-Nya... bahkan kita pun adalah milik-Nya...
  4. "Berani..." Berani disini bukan berarti kita berani berbuat apapun yang kita suka... berani disini berarti... jika kita berani berbuat, kita berani bertanggung jawab... tentu saja yang sesuai dengan peraturan yang berlaku... jangan takut dengan atasan atau siapapun yang berada di atas kita posisinya jika mereka berbuat salah...
  5. "Jalani hidupmu dengan jujur dan apa adanya..." Terkadang kita sering kali tidak jujur dalam hidup kita... terkadang kita memaksakan kehendak kita hanya untuk mengejar gengsi... berlomba-lomba membeli barang-barang yang bisa mendongkrak 'nilai' kita dihadapan orang lain... walaupun sebenarnya, barang yang kita beli itu tidak benar-benar kita butuhkan... dengan sikap seperti itu, yang kita dapatkan hanyalah ketidak tenangan... hidup kita serasa dikejar-kejar martabat dan gengsi...
Sebenarnya masih banyak nasihat yang diberikan oleh Ayah untuk hidup kita... yang saya bagikan hanyalah nasihat yang telah diberikan oleh Ayah saya... bagaimana dengan Ayah anda ? Saya rasa setiap Ayah dan Ibu pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya... dan oleh karena itu, mari kita sama-sama berterimakasih kepada beliau-beliau yang sangat luar biasa selalu menuntun dan menyayangi kita sepanjang hidup kita... Jangan sampai kita terlambat untuk berterimakasih kepada beliau... tidak harus dengan materi, karena sesungguhnya materi tidaklah cukup untuk membalas semua yang telah beliau lakukan untuk kita... Saya rasa, dengan berbakti dan mencintai beliau seluruh hidupnya dalam kondisi apapun sudah sangat membahagiakan untuk beliau... namun, kenapa kita tidak berusaha untuk memberi lebih dari itu ? For all the kids in this world, let we say 'I LOVE YOU MOM, I LOVE YOU DAD !' to our parents now...
READ MORE - Nasihat Sang Ayah...

Thursday, April 2, 2009

Full Bodied Conversations

It is not just by luck, my love
That the tip of my tongue
Can trace a perfect line
To the small of your back
From the top of your spine

Or that my cheek
Can flatten itself so easily
Against the bedroom mattress
The kitchen counter
The bathroom mirror
The floor, and the living room window

It is more than just a coincidence, my love
That your nipples happen to be the perfect fit
For my puckered lips
Or that my bloodstream reacts so strongly
To the touch of your fingertips

My love, it would be the most shameful understatement
To dismiss it as merely an interesting fact
That my ankles fit inside your hands so comfortably
While you’ve got me on my back

That my legs can
Ascend
Extend
Then bend
From my thighs to my heels
Wrapping themselves around your waistline

Or that even when you’ve got me lying on my stomach
Your lips are placed at such a height
That you can still lean forward far enough
For your lips to reach mine
As I turn my head to face you
As the space between
My collar bone and the base of my chin
Invites you
To brush your eyelids, your whiskers, your nose against
To allow your mouth to massage my throat
Causing my voice
To make sounds (not noises)
That only the truest physical expression of devotion
Could make

No, my love, it’s not just a convenient mistake!

Would you call it a fluke
That my lungs can gasp and sigh
Perfectly in rhythm
With the motion of the waves
You create
With the force in your hips
Perfectly in sync, perfectly in line?

And yet. . .

The words you say with your body
Are not the real reason
I still haven’t put my clothes back on
Still amusedly wondering
If there exists a laundry detergent
Strong enough to save the newly bleached bedsheets this time

The words you say with your body
Are not the real reason
That I am still here
Hours after I reduced that roar of yours
(reverberating off the walls, all throughout my insides)
Down to the most tender purr
With your teeth gently pulling at my earlobe
As if to undo the tangled jungle of arms, elbows, and legs
That is us

No, it’s more than even that

It’s when your eyelashes tickle that place
When you’ve buried your head in that space
Right above where my heart is beating
And breathing
A little easier now
Soaked in tears tracing lines down our faces
That seem to spell out
Just how unworthy we are of each other

It’s when I hear the words your soul can say
The words your mouth barely knows how
But nonetheless, tries so hard to translate
Then I realize, you are the one
With whom I need to stay...

Source : Angga Arya Pratama's Notes (Facebook)
READ MORE - Full Bodied Conversations